SMK Negeri 7 Padang

Komp. Sekolah Seni-Budaya

Menjadi lembaga pendidikan yang menghasilkan tamatan profesional, mampu berwirausaha, beriman dan bertaqwa

Kegiatan Temu Ramah SMKN 7 Padang bersama Alumni KOKAR/SMKI/SMKN 7 Padang dan DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT Pada Tanggal 28 Juli 2021

Sabtu, 31 Juli 2021 ~ Oleh Administrator System ~ Dilihat 153 Kali

Alhamdulillah kegiatan temu ramah ini dapat berjalan dengan baik untuk kemajuan SMKN 7 Padang menuju masa yang akan datang. Kegiatan ini di prakarsai oleh Alumni KOKAR/SMKI/SMKN 7 Padang Awal mula terselenggara kegitan ini berawal dari Isu yang berkembang akan dijadikannya SMKN 7 Padang  Sebagai Lokasi Kelas Tambahan SMA di Kota Padang. atau akan di Marger SMKN 7 Padang dengan SMKN 8 dan SMKN 4 Padang.

Isu ini berawal dari kedatangan Rombongan Dinas Pendidikan Pada hari rabu 21 juli 2021 sekitar pukul 15.30 wib sore. Di SMKN 7 Padang. Kegiatan ini dihadiri oleh

  1. Bapak Raymon, M.Pd Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
  2. Bapak Suindra, M.Pd Kabid GTK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
  3. Bapak Suharyanto, M.Pd Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
  4. Bapak Erwin Staf Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
  5. Bapak Isakawi Ketua MKKS SMK Provinsi Sumatera Barat
  6. Ibu Retno Mewakili MKKS SMA Provinsi Sumatera Barat
  7. Dan juga dihadiri oleh kepala SMKN 8 dan SMKN 4 Padang

Pertemua tersebut membahas tentang PPDB tahun 2021 yang dilaksanakan dengan metode Zonasi yang mengakibatkan adanya beberapa orang peserta didik tamatan SMP yang tidak bisa melanjutkan Pedidikannya ketingkat SMA Negeri maupun SMK Negeri di Kota Padang.

Dari persoalan tersebut SMK N 7 Padang menjadi salah satu alternatif untuk dijadikan tempat untuk menampung ketidak tersedianya Peserta didik Tamatan SMP yang berminat masuk ke SMA.

Isu tersebut beredar di masyarakat sehingga Alumni KOKAR/ SMKI / SMKN 7 PADANG berinisiatif mengadakan temu ramah untuk meminta penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat agar wacana ini tidak menjadi isu yang dapat meresahkan masyarakat terutama Alumni dan Keluarga Besar SMKN 7 Padang.

Temu Ramah yang di gagas oleh Alumni KOKAR/ SMKI / SMKN 7 PADANG pada hari Rabu tanggal 28 Juli 2021, dilaksanakan di Ruang Majelis guru SMKN 7 Padang. Kegiatan temu ramah ini di Pimpin Langsung oleh Bapak H. Nofrizon, S.Sos ( alumni SMKI Padang) saat ini Beliau bertugas sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Sumatera Barat tepatnya pada Komisi V.

Alahamdulillah kegiatan temu Ramah ini dihadiri oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yaitu Raymon, M.Pd (Kabid SMK) Bapak Suindra, M.Pd (Kabid GTK) Bapak Suharyanto (Kabid SMA) Ibu Ir. Herawati Kepala SMKN 7 Padang, Ketua Komite SMKN 7 Padang Bapak Immarwelly, S.Sn, Ketua MKKS SMK Sumatera Barat Bapak Ishakawi, M.Pd, dan dihadiri oleh beberapa Kepala Sekolah SMKN Lainnya. Dari alumni diwakili oleh Ibu Hj Fauriza, S.Pd, Dr. Chanizar Chan, Saparman, Sebagai Ketua Alumni, Ali Sukri, M.Sn, Joni Andra, M.Sn Bapak Mardanis dan seluruh Majelis Guru SMKN 7 Padang.

Dalam Kegiatan ini diawali dari penyampaian isu yang berkembang di Masyarakat tentang SMKN 7 Padang, dan Harapan-harapan Alumni untuk kemajuan SMKN 7 Padang dimasa yang akan datang. Salah satunya adalah Alumni Tidak bersedia jika SMKN 7 Padang dijadikan Kelas tambahan Untuk Pembelajaran Tingkat SMA. Kemudian diperkuat oleh Kabid SMK Bapak Raymon, M.Pd  mari kita cari jalan terbaik untuk menyelamatkan anak bangsa ( peserta didik tamatan SMP tahun pelajaran 2020-2021) dengan tidak menggangu mekanisme yang sudah berjalan baik di SMKN 7 Padang seperti “maelo rambuik dalam tapuang, Rambuik indak putuih tapuang indak taserak” begitu harapan yang disampaikan oleh Bapak Raymon, M.Pd.  Kalimat tersebut diperkuat oleh Kepala SMKN 7 Padang Ibu Ir Herawaty bahwasanya SMKN 7 Padang merupakan  satu-satu sekolah pelestari Budaya Tingkat Menegah terutama Budaya Minangkabau yang ada diPulau Sumatera, hal ini tertuang dalam Visi SMKN 7 Padang. Jika isu tersebut memang benar adanya maka pelestarian Kebudayaan terutama Budaya Minangkabau di SMKN 7 Padang tidak akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan. dikarenakan Sarana dan Prasana yang ada di SMKN 7 Padang masih belum bisa memenuhi kebutuhan yang harus tersedia untuk kelancaran proses belajar mengajar terutama Ruang Praktek. 

 Pimpinan rapat ( H.Nofrizon, S.Sos) juga meminta kepada Bapak Suharyanto, M.Pd   Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat untuk menjelaskan wacana yang sedang berkembang terhadap isu Kelas tambahan SMA di SMMKN 7 Padang. Beliau menyampaikan ini baru sebatas wacana dalam rangka mencari alternatif-alternatif untuk dijadikan pembahasan nantinya di Internal Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dalam menyikapi Pelaksanaan PPDB SMA/SMK tahun 2021di Provinsi Sumatera Barat. Kemudian Bapak Suindra, M.Pd Kabid GTK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menyampaikan permohonan Maaf yang sebesar-besar kepada Keluarga Besar SMKN 7 Padang dan Alumni KOKAR/ SMKI / SMKN 7 PADANG dengan wacana yang berkembang telah membuat Semuanya merasa terganggu dan tidak nyaman.

Dari "temu ramah" ini dapat disimpulkan bahwa

  1. Semua yang hadir berharap SMKN 7 Padang kedepannya akan menjadi lebih baik.
  2. Alumni siap ikut berpartisipasi dalam promosi SMKN 7 Kedepannya.
  3. Semua yang hadir maupun alumni yang tidak bisa menghadiri kegiatan ini  menitipkan harapan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Untuk tidak Menjadikan SMKN 7 Padang Sebagai Lokasi Kelas Tambahan SMA di Kota Padang.

Kegiatan ini diahiri dengan makan siang bersama.

(rel,iscon)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Herawaty

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayahnya kita masih diberikan kesempatan untuk…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Apakah anda mendapatkan informasi yang anda butuhkan ?

LIHAT HASIL